terdiam sunyi,...
menembus lorong yang kian kelam,
entah mengapa kesekian kali aku merasa tak jauh berbeda
dari apa yang pernah kualami.
terdiam sunyi,...
hanya berkaca kepada langit yang memandang sinis.
aku mencoba untuk tidak memperdulikan, akan tetapi...
gelisah, kemelut, takut, dan...!!!
terdengar sunyi kembali,...
angin bertiup seakan membasahi pipi
bercurai air mata tiada henti
mengapa,...
entahlah hanya rasa yang tak terbendung
tuk berlari kencang meninggalkan masa lalu.
kembali sunyi,...
tiada hangat tuk hidupku ini
yang ada hanyalah masalah terulang kembali lagi
sekali lagi,...terus tiada henti...
hingga mencapai apa yang tak terpikirkan
untuk hidup lebih lama lagi...
Tampilkan postingan dengan label dhie_july07. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dhie_july07. Tampilkan semua postingan
Senin, 13 September 2010
mengejek bintang
disaat malam gelap gulita
kala pagi hari mendekat
suasana sepi menyelimuti diri
menjadi rimba yang gersang
tak seorang pun datang menghampiri
sambil tersenyum,...pasti enggan dihati
keheningan ini terus meninggi
kekosongan pun memuncak menerobos ilusi
aku berdiri menatap langit
mengejek bintang meredupkan cahaya
hitamlah sudah jiwa ternoda
tak'kan pernah pudar jika tiada mencari...?
kala pagi hari mendekat
suasana sepi menyelimuti diri
menjadi rimba yang gersang
tak seorang pun datang menghampiri
sambil tersenyum,...pasti enggan dihati
keheningan ini terus meninggi
kekosongan pun memuncak menerobos ilusi
aku berdiri menatap langit
mengejek bintang meredupkan cahaya
hitamlah sudah jiwa ternoda
tak'kan pernah pudar jika tiada mencari...?
Langganan:
Postingan (Atom)